Tata Kelola Perusahaan

Manajemen Resiko

Kinerja industri batu bara yang kerap memberikan ketidakpastian bagi para pelaku industri, menuntut Perseroan untuk mampu mengidentifikasi, menilai, menganalisis serta memitigasi potensi risiko sejak dini. Dalam menghadapi risiko usaha, Perseroan harus mampu beradaptasi dengan bersikap hati-hati dan antisipatif. Persiapan yang terencana dengan baik serta langkah eksekusi yang tepat sasaran akan membantu Perseroan dalam mempertahankan kondisinya dalam segala situasi. Dalam mengelola risiko, Perseroan harus menyediakan informasi terkini dan objektif kepada seluruh jajaran manajemen agar mampu mengidentifikasi dan memitigasi risiko serta menentukan langkah-langkah strategis. Perseroan telah mengidentifikasi beberapa profil risiko, namun tidak terbatas pada adanya potensi risiko yang muncul di masa depan. Beberapa profil risiko tersebut adalah:

Risiko fluktuasi harga batu bara

Pendapatan usaha Perseroan bergantung pada harga penjualan batu bara yang mengacu pada indeks harga batu bara dunia yang berfluktuasi. Perseroan menjual sebagian besar rencana produksi batu baranya kepada pembeli berkualitas baik berdasarkan kontrak dengan harga tetap.

Risiko harga bahan bakar

Perseroan menghadapi risiko harga bahan bakar akibat dari fluktuasi harga bahan bakar dan fluktuasi biaya bahan bakar yang disediakan oleh Perseroan kepada para kontraktor pertambangan. Peningkatan harga bahan bakar berpotensi memiliki dampak yang kurang menguntungkan terhadap laba usaha dan marjin laba Perseroan. Selain itu, Perseroan melakukan transaksi lindung nilai atas proyeksi jumlah bahan bakar yang diperlukan.

Risiko suku bunga

Risiko suku bunga atas arus kas merupakan suatu risiko dimana arus kas masa datang suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku bunga pasar. Eksposur yang ada saat ini terutama berasal dari utang jangka panjang atas pinjaman ke bank sindikasi dengan suku bunga mengambang, sehingga berpotensi menimbulkan risiko arus kas bagi Perseroan. Perseroan mengelola risiko suku bunga dengan menggunakan instrumen suku bunga Cap selama periode pinjaman bank sindikasi. Dengan instrumen ini Perseroan membatasi eksposur terhadap suku bunga mengambang di tingkat suku bunga tertentu.

Risiko cuaca

Kondisi cuaca di area-area konsesi pertambangan Perseroan dapat mempengaruhi kegiatan pertambangan Perseroan secara signifikan. Seluruh area konsesi Perseroan terletak di Kalimantan Timur, yang merupakan daerah yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca musiman. Pada umumnya, kondisi cuaca yang kering, terjadi pada kuartal kedua dan ketiga, lebih kondusif untuk kegiatan penambangan, sedangkan tingkat curah hujan yang tinggi terjadi antara bulan November hingga Maret. Perseroan pada umumnya menghentikan sementara proses produksi di area konsesi pada saat hujan, karena alasan keselamatan kerja.

Tutup
Loading