Sekilas Perusahaan

Dewan Direksi

Pandu Patria Sjahrir

Pandu Patria Sjahrir

Direktur

Lahir di Boston – Amerika Serikat, 17 Mei 1979. Domisili di Jakata. Pandu Patria Sjahrir meraih gelar Sarjana dari University of Chicago, Amerika Serikat dan Master of Business Administration dari Stanford Graduate School of Business, Amerika Serikat.

Sebelum bergabung dengan PT Toba Bara Sejahtra Tbk, beliau pernah berkarir sebagai Analis Senior spesialisasi sektor energi dan pertambangan di Matlin & Patterson dari tahun  2007 sampai dengan tahun 2010, sebagai Principal di Byun & Co, Alternative Energy Fund Asia (2002 – 2005) dan sebagai Analis di Lehman Brothers (2001 – 2002).

Beliau diangkat pertama kali sebagai Direktur Perseroan sejak tanggal 1 Oktober 2010 berdasarkan Akta No. 1 tanggal 1 Oktober 2010 yang dibuat di hadapan Notaris  Jimmy Tanal, SH, M.Kn., pengganti dari Hasbullah Abdul Rasyid, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan.

Beliau diangkat sebagai Direktur PT Adimita Baratama Nusantara berdasarkan Akta No. 6 tanggal 3 Juni 2013  yang dibuat di hadapan Notaris Jimmy Tanal, SH, M.Kn., Notaris pengganti dari Hasbullah Abdul Rasyid, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta. Berdasarkan Akta No. 39 tanggal 18 April 2017 yang dibuat di hadapan Notaris Pengganti Nike Hutami, SH, M.Kn., pengganti dari Angela Meilany Basiroen, SH, Notaris di Jakarta, beliau diangkat kembali sebagai Direktur PT Adimitra Baratama Nusantara untuk periode masa jabatan kedua.

Pada tahun 2014, beliau mendapat “Asian Society Young Leaders Awards” yaitu penghargaan untuk pemimpin muda di bawah usia 40 tahun oleh Asia Society. Beliau juga terpilih menjadi Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) pada tahun 2015 untuk masa kepemimpinan hingga tahun 2018 dan terpilih lagi untuk periode kepemimpinan 2018 – 2021.

Berdasarkan Akta No. 87 tanggal 26 Mei 2017 yang dibuat di hadapan Notaris Aryanti Artisari, SH, M.Kn, Notaris di Jakarta Selatan beliau diangkat kembali sebagai Direktur Perseroan terhitung sejak tanggal pengangkatan untuk periode masa jabatan kedua.

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris dan Anggota Direksi lainnya maupun pemegang saham.


Kembali

Tutup
Loading