Sekilas Perusahaan

Jenis Usaha

PT Adimitra Baratama Nusantara

PT Adimitra Baratama Nusantara

  • Deskripsi

    PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) didirikan pada tahun 2004, dan mengelola daerah konsesi pertambangan dengan luas area sekitar 2.990 Ha yang berlokasi di Desa Kampung Jawa, Kecamatan Sangasanga dan Desa Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Lokasi konsesi tersebut berjarak sekitar 30 km sebelah tenggara dari kota Samarinda,  dengan akses ke sungai Mahakam yang ideal. Selain melalui jalan, perjalanan dari kota Samarinda ke lokasi konsesi dapat pula dicapai dengan speedboat. Berdasarkan pada Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi No. 540/1691/IUP-OP/MB-{BAT/XII/2009 tanggal 1 Desember 2009, ABN melakukan kegiatan eksplorasi, penambangan batubara, dan pemasaran hasil produksi di lokasi tambangnya tersebut.

    ABN mulai melakukan kegiatan eksplorasi dan pembangunan infrastruktur pada 2007, sedangkan produksi komersial dimulai pada 2008. Produk batubara ABN memiliki kalori 5200-5900 GAR yang termasuk dalam kelompok thermal coal dengan rank sub-bituminous dan bituminous. Berdasarkan laporan JORC oleh mining consultant PT Runge Indonesia per 31 December 2011, ABN memiliki sumber daya batubara 156 juta ton dan cadangan 117 juta ton.

    Area tambang ABN terdiri dari 2 area utama yakni Timur ABN dan Barat ABN. Sistem penambangan yang dilakukan ABN merupakan sistem penambangan terbuka (surface open pit mining) dengan fokus pada overburden removal dan coal extraction. Batubara ABN memiliki kandungan abu yang rendah, sehingga tidak dilakukan pencucian (washing), hanya dilakukan proses peremukan (crushing). Kegiatan penambangan ABN dilakukan oleh kontraktor PT Cipta Kridatama (CK) dengan penggunaan alat berat excavator dengan kapasitas maksimum 250 ton dan dump trucks dengan kapasitas maks. 100 ton.

    Kegiatan operasional ABN didukung oleh infrastruktur yang terdiri dari jalan hauling 4 km, coal processing plant (crusher) berkapasitas 1.800 ton per hour (tph), overland conveyor berkapasitas (OLC) 1.700 tph dengan panjang 4,7 km yang dapat mengantar batubara hingga ke jetty ABN. Di jetty, batubara kemudian dipindahkan melalui proses loading ke 300-foot barge dengan kapasitas muat hingga 8.000 ton. Kapasitas ROM (Run-of-Mine), crushed coal, dan jetty yang tergabung mencapai 580.000 ton. Crusher ABN memiliki kapasitas per tahun maks. 10 juta ton per annum. 

    Setelah proses loading ke barge di jetty, batubara ditransportasikan melalui sungai Mahakam ke transhipment points di Muara Jawa (65 km) dan Muara Berau (120 km). Lokasi tambang yang ideal dimana jarak antara pit ke transhipment points relatif dekat memberikan suatu keunggulan bagi Perseroan dari segi jarak pengiriman ke para pelanggan yang mayoritas berasal dari negara-negara di Asia Pasifik.

    JORC Resource and Reserve Statement

  • Marketing

    Coal Specifications

    Concession AreaTM 
    (Total Moisture)
    IM 
    (Inherent Moisture)
    AshVM 
    (Volatile Matter)
    HG 
    (Hardgrove Index)
    TS 
    (Total Sulphur)
    CV 
    (Total Sulphur)
      (%ARB) (%adb) (%adb) (%adb)  (%adb) (kcal/kg) 
    GAD
     (kcal/kg) 
    GAD 
    ABN        
    ABN522316637450.85,8005,200
    ABN 56 HS1913639451.86,1005,600
    ABN 56 RS1913539450.86,1005,600
    ABN 581813539450.86,2505,800
    ABN 59 LS18132.539450.46,3005,900
             
    IM        
    IM54HS2214740451.25,8005,400
    IM58RS2013740450.96,2005,800
             
    TMU        
    TMU482817.5741450.65,5004,800


Kembali

Tutup
Loading