News

News

Genjot Produksi 7 Ton, Toba Bara Rogoh Kocek US$20 Juta

29 July 2017

Genjot Produksi 7 Ton, Toba Bara Rogoh Kocek US$20 Juta

PT Toba Bara Sejahtera Tbk mengucurkan dana sebesar US$15 juta - US$20 juta untuk membiayai produksi batu bara tahun ini. Menurut Pandu Djahrir, Direktur Keuangan Toba Bara, perusahaan menargetkan memproduksi enam hingga tujuh ton batu bara sampai akhir tahun ini.

"Kami target produksi sekitar enam sampai tujuh ton," kata Pandu, Kamis (28/7).

Selain pertambangan, perusahaan juga tengah mengikuti program pemerintah dalam pembangunan pembangkit listrik 35ribu mega watt (MW), di mana Toba Bara akan membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2x50 MW (Sulbagut I) di Gorontalo, Sulawesi Utara.

Adapun, nilai investasi dari proyek tersebut diperkirakan mencapai US$200 juta. Pembangunan proyek tersebut akan menggunakan kas internal perusahaan sekitar 30 persen, sedangkan sisanya sebanyak 70 persen berasal dari pinjaman bank.

"Rencananya, PLTU tersebut akan dibangun selama dua tahun hingga 2,5 tahun," imbuh dia.

Selain menggenjot produksi batu bara dan pembangunan pembangkit listrik, sambung Pandu, perseroan belum memiliki rencana ekspansi lain. Namun, terselip keinginan perseroan untuk mengamati perkembangan sektor energi, khususnya energi terbarukan.

"Kami fokus di situ saja tahun ini. Yang pasti, saya lihat sektor energi nanti bagaimana, jadi kami mau sesuai program pemerintah, sumber dayanya mau kami gunakan untuk kepentingan negara, masyarakat secara luas," pungkasnya.

Close
Loading